Pangandaran Akan Punya Ikon Baru! Jembatan Pelengkung Akan Selesai Akhir Tahun Ini

Uncategorized230 Dilihat

PANGANDARAN||Formalisa.id||,– Dalam upaya memperindah dan memberikan nuansa baru di kawasan Pantai Batu Karas Pangandaran, Jawa Barat, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jabar melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V telah memulai pembangunan Jembatan Sodongkopo, yang terletak di Nusawiru Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

Proyek pembangunan jembatan Sodongkopo tahap dua ini sudah dimulai sekitar bulan Mei 2025 yang lalu dan ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.

Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V, Kustoyo, ST menjelaskan bahwa pembangunan jembatan Sodongkopo tahap dua ini sekarang sudah memasuki tahap perakitan rangka baja.

“Memang sudah dimulai, jadi pelaksanaan pembangunan jembatan tahap dua ini sudah sebulan berjalan. Sekarang sedang dalam tahapan perakitan rangka baja,” ujar Ujar Kustoto pekan lalu ditemui dihalaman UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V.

Kustoyo menjelaskan, bahwa lengkung rangka baja itu akan dipasang setelah pihak PT. Putra Borneo Sakti selaku Penyedia Jasa (PJ) selesai secara keseluran merakitnya. “Selanjutnya, barulah masuk ketahapan pemadatan dan hotmix jalan menuju jembatan.

“Dengan desain yang telah disetujui Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ). Jembatan Sodongkopo ini diharapkan tidak hanya dapat mempermudah akses kendaraan, tetapi juga menciptakan daya tarik baru bagi pengunjung wisata pantai.

“Kami berharap setelah selesai nanti, jembatan ini bisa menjadi ikonik Kabupaten Pangadaran. Salah satu tujuan Kabupaten Pangandaran yang menginginkan adanya jembatan pelengkung seperti ini,” tambah Kustoyo.

Meskipun pengerjaan baru memasuki tahap perakitan rangka baja, Kustoyo optimis bahwa proyek ini akan selesai sesuai jadwal.

“Saya targetkan, mudah-mudahan akhir tahun ini sudah bisa selesai. Progres saat ini masih dalam tahap perakitan,” ungkapnya.

Proyek ini juga melibatkan kerjasama dengan pihak Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), untuk memastikan jembatan ini dapat memberikan kekuatan yang maksimal.||Tommy Riyaldi||

Komentar