Irwan Nur Kurniawan: Akan ada Musyawarah Lebih Lanjut Terkait Pembongkaran Bangunan

Daerah212 Dilihat

Tasikmakaya||formalisa||,– Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui UPTD PSDA Wilayah Sungai (Wilsung) Citanduy, dalam waktu dekat ini segera mengundang para penghuni bangunan yang telah diberitahukan melalui surat himbauan pembongkaran untuk diajak musyarawah terkait rencana pembongkaran bangunan melintang diatas saluran Cimulu Kota Tasikmalaya.

Hal ini disampaikan Irwan Nur Kurniawan selaku Kasubag TU pada UPTD PSDA Wilsung Citanduy pada formalisa.id Kamis,(12/6/2025). “Kami akan mengajak musyawarah lebih lanjut untuk membahas pembongkaran bangunan melintang diatas saluran Cimulu,”. Ini merupakan langkah penting untuk mencapai kesepakatan yang adil bagi semua pihak yang bangunannya akan dibongkar dan memastikan pembongkaran bangunan berjalan dengan lancar, katanya.

Karena jauh sebelumnya, pihak kita di PSDA Wilsung Citanduy ini sudah merumuskan persoalan pembongkaran melalui rapat resmi pimpinan. Kesimpulannya, satu minggu sebelum dilakukan pembongkaran akan diupayakan musyawarah terlebih dahulu bersama penghuni bangunan yang sudah diberitahukan melalui surat himbauan pembongkaran.

Karena pada dasarnya kita pun paham, kalau penghuni bangunan-bangunan itu diminta sendiri membongkar bangunan yang ditempatinya kerap kali beralasan terbentur biaya. “Nah, disitulah kelemahan kita. Hanya saja terkait pembongkaran ini, sekarang kita punya sedikit kekuatan, dengan ketersedian alokasi anggaran untuk biaya pembongkaran, ungkap Kasubag TU itu.

Adapun biaya-nya akan dialokasi dari paket pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Cimulu tahun anggaran 2025 ini yang sekarang masih dalam proses lelang. “Itu pun tidak banyak, hanya sekedarnya saja. Karena pada dasarnya melalui surat himbauan tersebut mereka sudah sangat paham dengan sendirinya kalau pengerukan melalui paket pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Cimulu itu bukan untuk kepentingan pribadi melainkan kepentingan masyarakat banyak, beber Kasubag TU menerangkan.

Adapun harapan lainnya dari Kasubag TU itu, setelah penghuni bangunan memahami akan adanya pembongkaran, juga yang tak kalah penting dulu tahun 2024 yang lalu pernah ada dari pasantren wilayah Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, yang sempat datang ke UPTD PSDA Wilsung Citanduy ini mengeluh kesulitan air, sehingga atas dasar itu juga kami memprogramkan agar saluran Cimulu ini dilakukan pengerukan yang memang sedimennya sudah sangat tinggi kandungan lumpurnya, tutup dia.||Tommy Riyaldi||

Komentar